Headlines News :

    Kwik Kian Gie: Kabar Jokowi Dikendalikan Sembilan Taipan Sudah Meluas, Tolong Dibantah Dengan Fakta

    intriknews.com Jakarta - Politikus senior Kwik Kian Gie prihatin atas kabar yang sudah menyebar luas. Kabar itu menyebutkan, Presiden Joko Widodo dikendalikan sembilan taipan atau pengusaha papan atas negeri ini.

    "Kabar ini menyebar sangat luas," jelas Kwik dalam acara Indonesia Lawyers Club di TVOne, (Selasa, 21/10) sebagaimana dilansir RMOL.

    Meski kabar tersebut sudah menyebar, namun tidak ada yang berani mengungkapkannya. Karena kecintaan terhadap PDIP dan bangsa Indonesia, Kwik menyampaikannya.

    Salah satunya, dia menyoroti Sofjan Sonandi. Diakuinya, Sofjan adalah Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo. Namun, dia mempertanyakan apa peran bos Gemala Group tersebut dalam tim Jokowi-JK sehingga muncul dalam banyak kesempatan.

    "Mumpung disini ada (anggota) Rumah Transisi. Tolong dibantah dengan fakta-fakta yang nyata dan jelas," tegasnya. [yq]

    Depresi Mangancam Para Pekerja Shift Malam


    intriknews.com Bekerja ketika sebagian besar orang tidur di malam hari dan tidur ketika orang-orang bekerja, dikaitkan dengan risiko serangan berbagai penyakit pada tubuh apabila rutinitas tersebut dilakukan terus menerus. Bekerja pada malam hari bisa mempengaruhi dan mengganggu irama sirkadian (proses biologis tubuh manusia) selama 24 jam.

    Menurut Barbara Philips, Direktur medis laboratorium tidur di Universitas Kentucky, pada portal artikel kesehatan aktivitas tersebut membuat kualitas tidur menjadi buruk. Kondisi ini mengakibatkan sekresi sejumlah hormon di dalam tubuh.

    Ia mengatakan bahwa pekerja shift malam secara konsisten tidak mendapatkan tidur yang cukup selama 1-3 jam dalam waktu 24 jam dibandingkan dengan pekerja non-shift. Tidurnya para pekerja shift malam mungkin lebih terfragmentasi dan kualitasnya rendah. Philips menjelaskan bahwa bekerja di malam hari atau kurang tidur dapat menimbulkan risiko berbagai macam masalah kesehatan.

    Ia menambahkan bahwa pekerja shift malam berada pada peningkatan risiko obesitas, kanker payudara pada wanita, kanker prostat pada pria, diabetes, komplikasi kehamilan, bisul, dan penyakit jantung.

    Sebuah penelitian tahun 2012 yang dipublikasikan pada jurnal Occupational and Environmental Medicine juga menunjukkan bahwa bekerja di malam hari bisa meningkatkan risiko kanker pada wanita hingga 40 persen. Suervei ini melibatkan 18.500 wanita di Denmark yang bekerja malam hari mulai dari tahun 1964 hingga 1999.

    Terkait dengan risiko diabetes, sebuah penelitian tahun 2013 yang diterbitkan dalam jurnal yang sama, menunjukkan bahwa kerja di malam hari bisa meningkatkan risiko diabetes hingga 9 persen. Risiko ini terutama disebabkan pola makan yang tidak baik dan perubahan metabolisme tubuh dikarenakan bekerja di malam hari.

    Philips mengatakan bahwa tidur malam bisa mengurangi produksi hormon tidur (melatonin). Padahal, hormon ini diketahui dapat mencegah kanker.

    Di tempat lain, Stephanie Dailey, asisten profesor psikologi dan ilmu perilaku dari University Argosy, Arlington, Virginia, mengatakan bahwa kerja di malam hari tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, namun juga mental dan emosional seseorang. Menurutnya, seseorang yang bekerja di malam hari akan lebih mudah merasa gelisah dan kemampuan kognitifnya menurun.

    Ia menjelaskan, kemampuan yang cenderung mengalami penurunan adalah kemampuan untuk memperhatikan (fokus) dan hal ini akan menjadi masalah bagi banyak sektor pekerjaan yang membutuhkan presisi. Selain itu, kemampuan kognitif pun juga akan mengalami penurunan sehingga dapat mempengaruhi pekerjaan.

    Dailey mengungkapkan, mereka yang bekerja pada shift malam juga diketahui mempunyai tingkat stres yang lebih tinggi. Umumnya mereka mudah cemas dan depresi.

    Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, ia menyarankan seseorang agar tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya. Sebaiknya hindari bekerja di malam hari dalam kurun waktu yang lama.[uje]

    Mencegah Uban Di Usia Muda


    intriknews.com  Rambut putih atau uban biasa tumbuh pada kepala kakek dan nenek. Namun uban tidak selalu berkaitan dengan usia, sebab banyak juga orang yang masih muda sudah ubanan. Uban sesungguhnya  di antara rambut hitam, bukan hanya karena disemir atau diwarnai.

    Pernahkah kita bersua dengan seseorang yang usianya tergolong muda namun rambutnya sudah tumbuh uban di sana-sini. Dari sisi medis, uban sesungguhnya tidak mengganggu kesehatan tubuh. tapi, bakal sedikit menganggu penampilan.

    Cara mencegah tumbuhnya uban di kepala menurut Dr. Oz :
    1. Hindari Stress
    Stress yang berlebihan dapat mengurangi cadangan vitamin B12. apabila vitamin ini terkuras, dapat mengakibatkan rambut putih tumbuh lebih cepat.

    2. Kurangi penggunaan Zat pengawet & Zat kimia
    Makanan yang memiliki kandungan msg, pengawet, pewarna, gula sintetis dan bermacam zat kimia lain turut mempengaruhi kesehatan serta keindahan rambut. Begitu pula dengan penggunaan sampo, minyak rambut, cat rambut yang sembarangan dapat meresap kedalam pori-pori kulit kepala hingga mengubah produksi pigmen rambut.

    3. Mengonsumsi makanan yang kaya akan Zat besi
    Kekurangan zat besi dapat menyebabkan timbulnya uban. Zat besi membantu tubuh menghasilkan melanin yang berhubungan dengan zat warna pada rambut. Sajikanlah seafood, terutama kepiting, bayam, lemon dan jamur yang mempunyai kandungan zat besi tinggi.

    4. Melindungi kebersihan kulit kepala
    Hasil riset yang dikerjakan oleh dermatologis dunia menunjukkan bahwa ketombe termasuk di antara pemicu munculnya uban. Pakailah sampo anti ketombe atau perasan jeruk lemon sebagai alternatif pilihan alami untuk menyingkirkan ketombe. ketombe hilang maka Jauhlah uban.

    5. Makan-makanan memiliki kandungan protein
    Makanan yang mengandung protein seperti gandum gandum, kacang, daging, ikan dab ayam. Vit. A, B, mineral besi, seng amat bermanfaat melawan uban. Sayuran kembang kol, kubis, yogurt, hati, daging sapi dan almond memberikan gizi yang dibutuhkan rambut. mengkonsumsi protein menjadikan struktur rambut bercahaya, alami dengan baik mengembalikan pigmen dan menyingkirkan uban.

    6. Stop Kegiatan cabut Uban
    Kerap kali orang mencabut uban saat rambut putih tersebut tampak menghiasi rambut. Walau sebenarnya, tidak disarankan untuk mencabut uban sebab beresiko jelek bagi kesehatan. Rambut tumbuh di bawah kulit kepala di mana terdapat banyak saraf didalamnya oleh karena itu mencabut rambut meski berwarna putih dapat mengganggu saraf dan mengakibatkan tanda saraf yang menghasilkan warna rambut terganggu.

    7. Mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan tembaga
    Kepiting, kerang dan biji bunga matahari memiliki kandungan tembaga yang diperlukan untuk menghasilkan melanin. Kekurangan tembaga berefek pada produksi melanin dan mengakibatkan munculnya uban. Dengan semakin banyak melanin mencegah kemungkinan tumbuh uban

    8. Berhenti Merokok
    Tentu tidaklah sama air yang mempunyai kekuatan untuk melarutkan dan membuang beragam sumber penyakit di dalam tubuh, rokok adalah kumpulan sumber penyakit yang dibungkus sedemikian rupa. Tahukah anda bila racun yang terdapat dalam sebatang rokok dapat mengakibatkan kerusakan  seluruh sisi tubuh terhitung dari rambut dan di antara dampak merokok termasuk penuaan awal. Uban beserta keriput  tampak lebih awal bila anda tidak mau menghentikan rutinitas merokok.

    9. Penggunaan Shamphoo / Minyak rambut yang telah lama / Kadaluarsa
    Penggunaan shampoo, cat rambut, dan minyak rambut yang sembarangan dapat memuluskan munculnya uban. Itu karena zat-zat tersebut dapat meresap kedalam kulit kepala dan mengubah produksi pigmen rambut maka waspadalah saat memilih pengunaan zat-zat kimia pada rambut. [uje]

    Ketika Pesta Jokowi Berubah menjadi Semacam Pesta Dugem, Inikah yang disebut Revolusi Mental?


    intriknews.com Jakarta- Hura-hura, dan euforia yang bahkan disebut Republika Online bak ‘Dugem’ di malam hari itu, membuat pesta menyambut Joko Widodo sebagai presiden tersebut menuai kritikan.
     
    Konser Tiga Jari hingga malam hari dalam rangkaian acara Perayaan ‘Pelantikan’ Presiden menjadi salah satu acara utama untuk menghidupkan euforia kegembiraan masyarakat.

    Sekitar pukul 22.00 penampilan Arkarna, musisi asal Inggris mengguncang panggung. Konser pun berubah bak Dugem di malam hari.

    Diiringi DJ dan padu-padan gemerlap lampu menambah semangat peserta konser untuk berjoget. Lampu berkedap-kedip dengan suara musik yang sangat kencang membuat semua orang semakin bersemangat.

    Republika Online, Selasa (21/10) menulis, “Beda saat SBY dulu setelah dilantik sebagai Presiden RI, langsung bekerja menyiapkan strategi dan program kerja, Jokowi setelah dilantik langsung pesta.”

    Sejumlah 112.500 porsi bakso dan mie ayam, ketoprak 7.000 porsi, siomay 5.000 porsi, nasi bungkus 25.000 porsi, minuman sebanyak 702.800 botol dan makanan ringan sebanyak 743.600 bungkus.

    Belum lagi penampilan-penampilan “artis”, baik dari dalam maupun luar negeri. Semua ini dinilai sebagai sesuatu yang berlebihan.

    Hari pertama usai pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla diisi dengan acara besar berupa Pawai Rakyat. Konser pun digelar hingga malam. Layaknya di negeri dongeng Perayaan Presiden dilaksanakan hampir sehari semalam.

    Megahnya acara ini membuat warga bertanya-tanya, mengapa hura-hura di hari pertama. Rohman (60) salah seorang warga Petamburan Jakarta Pusat mengatakan, “Ini kan baru hari pertama, untuk apa hura-hura.”

    Beberapa warga pun menyayangkan perhelatan akbar ini. Mereka menilai, mestinya sejumlah dana yang digunakan untuk rangkaian acara ‘pelantikan’ dapat digunakan untuk kepentingan rakyat lainnya.

    “Hari pertama sudah bikin pesta besar. Belum juga kerja,” ungkap Oci (23) salah seorang warga Bandung. Begitupun dengan Safitri (28) yang lebih memilih tidak mengikuti pesta Jokowi.

    “Maaf saya tidak ikut pesta di Monas. Bukan tidak suka pada Presiden baru. Tapi untuk apa saya ikut pesta, toh Jokowi saja belum memperlihatkan kinerjanya,” tutur Fitri.

    Ia sangat berharap agar ke depannya Jokowi-JK bisa menunjukkan performa yang baik untuk membangun Indonesia.

    Sementara itu dilaporkan, banyak masyarakat yang datang ke Monas yang masih buang sampah sembarangan di tengah Konser bagi Presiden Joko Widodo, sang pengusung Revolusi Mental.

    Pantauan Republika, Monas mulai ramai dipenuhi warga sejak pukul 16.00, Senin (20/10). Banyak yang sengaja berjalan kaki demi menghadiri pidato “kerakyatan” Presiden Joko Widodo.

    Alhasil, lalu lintas sekitar Monas menjadi macet luar biasa. Kendaraan hampir tak bergerak di seputar stasiun Gambir. Kondisi diperparah dengan banyaknya sepeda motor yang parkir di trotoar.

    Disayangkan pula, acara besar ini membawa dampak buruk bagi lingkungan sekitar. Karena ulah peserta konser yang tidak bertanggungjawab, beberapa area hijau monas pun rusak.

    “Padahal kalau mereka mengerti revolusi mental, harusnya bisa tertib,” kata salah seorang pengunjung dari Tangerang, Luna, Senin (20/10).

    Anis Matta pun menyayangkan aktivitas tersebut. Ia mempertanyakan makna di balik semua rangkaian acara Perayaan ‘Pelantikan’. “Apa makna di balik semua ini?’ katanya. Hal ini pun sejalan dengan puisi yang disampaikan Taufiq Ismail, “Bukan Indonesia Hebat yang didapat, tapi Indonesia Laknat”.

    ‘Revolusi Mental’ pun ‘mental’ (menjauh) sendiri dikalahkan oleh euforia, hura-hura dan sikap serta perilaku buruk saat pesta digelar. [uje]


    Kata Sara Wijayanto: Jokowi Dikawal Ratusan Arwah Berbaju Kerajaan


    intriknews.com Jakarta-Mata batin penyanyi Sara Wijayanto melihat ada pihak yang tidak suka dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Ketika mantan Walikota Solo itu dilantik, pandangan gaibnya melihat ada makhluk astral yang terus mendampingi Presiden ke-7 Republik Indonesia itu.

    "Yang sirik dan nggak suka pasti ada, kayak hari ini waktu beliau jalan ada yang dampingin, leluhur kita seperti ikut menata juga," katanya pada wartawan kapanlagi.com, Senin (20/10).

    Bahkan, istri pesulap Demian yang menyaksikan pelantikan dari televisi itu melihat, ada sejumlah pengawal dari dunia lain yang terus berada di sekitar Jokowi, termasuk di sekitar kereta kencana yang ditumpangi bersama wakilnya, Jusuf Kalla.

    "Aku nggak nonton semua, pas beliau diarak itu ada pendampingnya, bajunya kerajaan dan ageman resmi. Seperti memang acara resmi mau pelantikan raja. Ini seperti blessing ya, didampingi dan diberkati," lanjutnya.

    Para pengawal tak tampak itu, katanya, tidak hanya di sekitaran kereta kencana melainkan mengular di belakangnya. Mereka seolah melindungi dua pemimpin negeri ini untuk menuju singgahsananya.

    "Percaya nggak percaya, tapi aku lihat di belakang pendamping Jokowi - Jusuf Kalla itu ada juga ratusan yang ikut," imbuhnya di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta. [uje]

    Hoax Kondom, Siapa Provokator??


    intriknews.com Jakarta-Pesta Jokowi di Monumen Nasional memang sudah usai. Namun riuh gemuruh dari mereka yang pro dan kontra dengan hura-hura tersebut belum selesai.

    Di antaranya adalah tersebarnya kabar dan gambar kondom yang diklaim ada di komplek Monas yang konon digunakan oleh peserta konser. Dari hasil penelusuran intriknews, ternyata gambar tersebut hanyalah gambar ilustrasi yang diambil dari Google. Artinya kabar yang tersebar tidak benar alias HOAX.

    Kabar yang benar adalah memang banyak penonton konser yang lanjut menghabiskan malam di sekitar Stasiun Gambir. Dua minimarket yang ada pun  dipenuhi pembeli.

    Sayangnya, banyak yang membeli minuman kaleng beralkohol berwana biru. Para remaja tanggung pun termasuk dalam jajaran pembeli minuman tersebut. Tidak ada satu pun petugas yang berjaga untuk memeriksa identitas para pembeli minuman beralkohol tersebut.

    Para remaja tersebut berkumpul di Stasiun Gambir yang berada di samping Monas. Terdapat pula remaja perempuan yang masih berkeliaran hingga menjelang dini hari. Banyak juga diantara mereka minum-minum sambil menghisap rokok. [uje]

    Sekarang Ahok Kalem Dengan Sampah Dan Tanaman Rusak Di Monas


    intriknews.com Jakarta-Sampah menggunung di Monas setelah acara syukuran rakyat pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak akan meminta pertanggungjawaban penyelenggara acara.  Ahok hanya meminta Dinas Kebersihan DKI untuk membersihkan kawasan tersebut.

    “Karena itu enggak ada penyelenggara kok, semua relawan,” kata Ahok saat ditanya alasannya kenapa tidak meminta tanggungjawab penyelenggara untuk bersihkan Monas.

    Hal ini dikatakan Ahok sebagaimana dilansir Fimadani usai rapat pimpinan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014).

    Ahok memilih bersikap realistis karena selama ini setiap ada hajatan besar, sulit untuk meminta pertanggungjawaban. Dia mencontohkan saat ada kerusakan taman ketika aksi demo massa pendukung Gerindra di depan KPU dan di depan gedung MK pada saat Pilpres beberapa waktu lalu.

    “Kemarin yang di KPU saja dimintain (tanggungjawab) saja nggak dikasih. Yang di MK sama di KPU itu kan jelas parpolnya tapi kita kirim surat juga enggak dibayar. Ingat nggak dulu waktu pendaftaran di KPU dulu taman hancur. Partai diam saja, ya sudah akhirnya semua dihandle saja,” ujars Ahok seperti diberitakan Detik..

    Menurut Ahok, sampah-sampah belum tertangani hingga siang ini karena lokasi acara juga terlalu luas. “Karena ini kan semua yang kerjain malam juga nggak keburu, terlalu luas kemarin. Makanya kita minta yang diutamakan kemarin yang di Sudirman-Thamrin. Petugasnya sudah all out. Kalau yang di tengah Monas itu nanti ya tunggu hari ini,” pungkas Ahok.

    Hajatan pesta Jokowi sendiri memiliki kepanitiaan yang diketuai oleh Abdee Negara, musisi bank Slank. [uje]

    Nasihat Aa Gym Untuk Bapak Presiden Jokowi Dodo


    intriknews.com “Apabila diberi amanah jabatan, tidak perlu terlalu gembira, apalagi dengan hura-hura karena kerja juga belum dikerjakan dan akhirnya tak tau seperti apa.” Sederat kalimat itu tertulis di lini massa akun Twitter milik KH Abdullah Gymnastiar, @aagym. Tidak jelas nasehat itu diberikan untuk siapa. Yang jelas, hari ini, yang diberi amanah sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI adalah Joko Widodo dan Jusuf Kalla.



    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Pemuda Pertahanan Nasional (Papernas), Ahmad Fauzi, menyesalkan digelarnya “pesta rakyat” menyambut pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla, menjadi presiden dan wakil presiden.

    Sekretaris Jenderal Pemuda Pertahanan Nasional (Papernas), Ahmad Fauzi, menyesalkan digelarnya “pesta rakyat” menyambut pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla, menjadi presiden dan wakil presiden.

    Menurut Fauzi, pesta rakyat dan kirab Jokowi tidak bermanfaat dan bahkan menyusahkan warga Jakarta. “Saya menilai itu hanya kegiatan sia-sia dan tidak ada manfaatnya sama sekali. Apalagi sampai menutup jalan umum yang seharusnya sebagai jalur penting untuk aktivitas warga di Jakarta,” tegas Fauzi seperti dikutip rmol (19/10).

    Fauzi juga menegaskan bahwa pesta rakyat Jokowi bukan merupakan pesta rakyat, tetapi pesta tim sukses Jokowi yang dibuat seolah-olah pesta rakyat karena melibatkan banyak orang.

    Lebih jauh Fauzi mengingatkan, agar Jokowi menyadari situasi yang dibutuhkan negara saat ini bukanlah sebuah pesta. Yang terpenting adalah memulainya dengan membangun kepercayaan seluruh rakyat Indonesia bahwa Jokowi  adalah presiden seluruh rakyat Indonesia, bukan presiden segelintir orang saja. [suaranews/uje]
     
    Copyright © 2011. INTRIKNEWS - All Rights Reserved