Headlines News :

    Ini 6 Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan


    intriknews.com Sirsak adalah buah yang berasal dari Amerika Selatan, Afrika dan Asia Tenggara. Selain buahnya yang lezat dimakan, ternyata daunnya pun berkhasiat untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat daun sirsak untuk kesehatan seperti dilansir dari Stylecraze, Jumat (31/10/2014).

    1. Mengobati Kanker

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa daun sirsak dapat menghambat sel kanker lebih cepat dan efekif dibanding kemoterapi. Sirsak juga memiliki bahan aktif 1000 kali lebih kuat daripada kemoterapi.

    Cara menggunakannya, rebus 10 lembar daun sirsak dan tuangkan dalam satu gelas cangkir. Minum ramuan ini setiap pagi selama 3-4 minggu.

    2. Obati Asam Urat

    Untuk obati asam urat, daun sirsak adalah ahlinya. Bahkan, banyak obat-obatan lain yang menggunakan bahan baku daun sirsak.

    Cara menggunakannya, rebus 6-10 lembar daun sirsak yang sudah tua tapi masih hijau. Sebelumnya, cuci bersih dulu daun tersebut. Ekstrak air daun sirsak menjadi 1 gelas, lalu diminum. Minum ramuan ini pagi dan sore hari untuk mendapatkan hasil maksimal.

    3. Mengobati Rematik

    Berbeda dengan dua cara sebelumnya, untuk mengobati rematik Anda tinggal menghaluskan daun sirsak. Kemudian, oleskan daun sirsak tersebut pada daerah tubuh yang terkena rematik dua kali sehari.

    4. Atasi Diabet

    Batas kadar gula normal berkisar antara 70 sampai 120 mg. Lebih dari itu, maka Anda terancam mengalami diabetes. Nah, dengan mengonsumsi daun sirsak, Anda dapat terhindar dari diabetes sebab daun tersebut merupakan obat alami untuk menstabilkan kadar gula.

    5. Mengobati Bisul

    Bisul adalah gangguan kulit yang ditandai dengan tonjolan besar bernanah di dalamnya. Bisul dapat menyerang siapapun, untuk itu, Anda harus selalu menjaga kesehatan. Bagi yang memiliki kisul, tempelkan beberapa lembar daun sirsak yang telah dihancurkan pada bisul.

    6. Singkirkan Kutu

    Rebusan sirsak yang dipijat halus pada kulit rambut dapat menyingkirkan kutu kepala Anda.

    Sumber: liputan6

    PLTU Pangkalan Susu Sudah Rampung Tapi Belum Bisa Menghasilkan Listrik


    intriknews.com Direktur Utama PT PLN, Nur Pamudji mengungkapkan, setelah pembangkit listrik Pangkalan Susu mulai memproduksi listrik, tidak akan ada lagi pemadaman listrik di Sumatera Utara (Sumut).

    Di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jumat 30 Oktober 2014, dia mengatakan bahwa saat ini pembangkit itu sudah beroperasi. Namun, belum bisa menghasilkan listrik.

    "Alhamdulillah kami bisa tunjukkan, beberapa hari ini kan Pangkalan Susu sudah beroprasi," ujarnya.

    Sebagai informasi, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Pangkalan Susu yang berkapasitas sebesar 2x200 megawatt telah rampung dikerjakan.

    Namun, listrik yang dihasilkannya belum bisa dinikmati masyarakat Sumut. Menurutnya, masih ada satu menara transmisi yang belum selesai dikerjakan, karena terkendala masalah tanah.

    Listrik dari PLTU Pangkalan seharusnya sudah bisa dinikmati dari Juni tahun lalu. Namun, karena permasalahan tersebut, byarpet masih terus terjadi.

    Sebelumnya, Menteri BUMN, Rini Soemarno mengatakan, pasokan listrik ke Sumut akan bertambah pada Desember mendatang.

    Salah satunya, dengan meminta perusahaan BUMN, PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) untuk menambah pasokan listriknya yang telah disalurkan saat ini.

    Inalum selama ini, dikatakan Rini, telah mensuplai 90 megawatt ke kota Sumut. Namun, akan diminta untuk ditingkatkan menjadi 210 megawatt pada akhir tahun ini.

    Sumber: viva

    Gagal Sidang di Ruang Rapat Paripurna, 80 Orang Anggota DPR 'Tandingan' Pindah ke Gedung Kura-kura


    intriknews.com Koalisi Indonesia Hebat, Jumat 31 Oktober 2014, gagal menggelar sidang Paripuna di ruang rapat Paripurna, Gedung Nusantara II DPR, Jakarta.

    Hingga pukul 10.15 WIB, pintu ruang rapat Paripurna tetap terkunci, sehingga anggota dewan dari lima fraksi tidak bisa masuk ke dalam ruangan.

    Rencananya, rapat yang akan membahas dua agenda itu akan digelar pukul 09.00 WIB, namun tidak ada persiapan yang disediakan Sekretariat Jenderal DPR, mulai dari ruangan, daftar absensi, hingga eskalator yang menuju ruang rapat Paripurna pun dalam keadaan mati.

    Akhirnya, rapat Paripurna berpindah tempat ruang rapat Fraksi PDI Perjuangan di Gedung Nusantara DPR.

    Rapat dihadiri 80 anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, 34 anggota dari Fraksi PKB, 13 anggota dari Fraksi PPP, 15 anggota dari Fraksi Hanura, dan 34 anggota dari Fraksi Partai Nasdem.

    Hingga saat ini sidang Paripurna 'tandingan' masih berlangsung dan membahas komposisi pimpinan DPR versi Koalisi Indonesia Hebat.

    Sumber: viva

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku Tak Habis Pikir dengan keputusan PDIP Cs. Menurutnya, Sikap Berpolitik Tersebut Kekanak-kanakan.

    Anggota DPR dari KIH yang membentuk pimpinan DPR tandingan, Rabu (29/10/2014) di gedung DPR RI Jakarta.

    intriknews.com Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku tak habis pikir dengan keputusan partai pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tiba-tiba membentuk DPR tandingan. Menurutnya, sikap berpolitik tersebut kekanak-kanakan.

    "Kami kalah pilpres kan tidak bikin presiden tandingan? Di sini terbukti siapa yang terlihat haus jabatan," kata Fadli kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Kamis (30/10/2014).

    Wakil Ketua DPR tersebut mengatakan, selama ini pihaknya sudah bekerja keras untuk untuk merampungkan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Menurutnya, lantaran empat fraksi yang belum menyetorkan anggotanya untuk ditempatkan di AKD itu seperti menghambat kinerja DPR sendiri.

    "Yang tandingan itu jelas ilegal. Itu bisa disebut makar," katanya.

    Sebelumnya diberitakan, Politisi Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Arief Wibowo mengatakan, langkah ini dilakukan pihaknya untuk memastikan bahwa fungsi pemimpin DPR dapat berjalan dengan baik.

    ‪"‎Langkah ini demi menjaga berjalannya fungsi Pimpinan DPR RI, maka kami menunjuk beberapa nama untuk menjadi Pimpinan Sementara DPR," kata anggota DPR PDIP Arief Wibowo dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan‎, Jakarta, Rabu (29/10/2014).

    ‪Mereka yang menggelar konferensi pers adalah Arief dari PDIP, Victor Laiskodat dari NasDem, Syaifullah dari PPP, dan sejumlah perwakilan lainnya dari Koalisi Indonesia Hebat.

    ‪Berikut adalah susunan Pimpinan DPR Tandingan yang dibentuk KIH.

    Ketua: Pramono Anung
    Wakil Ketua: Abdul Kadir Karding
    Wakil Ketua: Syaifullah Tamliha
    Wakil Ketua: Patrice Rio Capella
    Wakil Ketua: Dossy Iskandar

    Sumber: tribunnews

    "Ideologi Sekuler Inlander (Kampungan) Dalam Kasus Susi Merokok"


    intriknews.com 01. Saya ingin bahas soal fenomena #SekulerInlander. Ini fenomena yg sdh cukup lama saya perhatikan.

    02. #SekulerInlander itu ya sifatnya orang2 sekuler bermental inlander. Kampungan, gitu deh kurang lebihnya.

    03. Walaupun saya anti sekali dgn sekularisme, tapi banyak org sekuler yg msh bisa dihormati. Kalo #SekulerInlander sih nggak.

    04. Yg namanya #SekulerInlander itu ya pelakunya adalah org2 bermental inlander yg jd sekuler krn ikut2an.

    05. Indonesia, krn pernah dijajah, jg banyak diisi oleh kaum #SekulerInlander ini.

    06. OK, supaya lebih jelas, kita langsung masuk ke contoh kasus ya. #SekulerInlander

    07. Dlm hal ini sy ingin jadikan dialektika seputar Bu Menteri Susi dan rokoknya. Dialektikanya, bukan rokoknya! #SekulerInlander

    08. Dari perspektif org2 beriman, kasus ini sebenarnya telah menunjukkan kegamangan sekularisme. #SekulerInlander

    09. Bagaimana sekularisme menyikapi kebiasan merokok? Dlm hal ini, biasanya ya dianggap sbg pilihan masing2. #SekulerInlander

    10. Bagi org2 sekuler, kita tdk perlu mengurusi kebiasaan org lain. Jangankan merokok, mabuk dan zina pun dibiarkan. #SekulerInlander

    11. Tapi pada akhirnya, sekularisme mentok jg. Tdk segala hal bisa dianggap urusan privat seseorang. #SekulerInlander

    12. Di negara2 sekuler, sudah biasa org mengkritik pejabat publik yg memperlihatkan kebiasaan buruk. #SekulerInlander

    13. Obama dikritik krn merokok, padahal nggak pernah terlihat merokok di dpn publik. http://theweek.com/article/index/200270/why-is-obama-still-smoking #SekulerInlander

    14. Demikian pula minum bir, misalnya. Orang Barat biasa minum bir, tp pejabat publik pas disorot kamera ya harus jaim. #SekulerInlander

    15. Gonta-ganti pacar, itu biasa bagi org Barat. Tapi kalau Perdana Menteri, ya gak enak diliatnya. http://www.theguardian.com/world/2011/oct/14/berlusconi-scandals-timeline #SekulerInlander

    16. Artinya, sekularisme gagal mempertahankan prinsip ‘individualismenya’ sendiri. #SekulerInlander

    17. Pd kenyataannya, manusia itu makhluk sosial. Tdk hidup masing2 saja. #SekulerInlander

    18. Ketika Anda merokok, bisa dipastikan yg menghisap asapnya bukan Anda sendiri. #SekulerInlander

    19. Dan ketika org merokok, bisa dipastikan pula yg menyaksikan bukan dirinya sendiri. #SekulerInlander

    20. Bagaimana jika pejabat publik yg merokok? Siapa yg menyaksikan? Brp yg tergoda utk mengikuti? #SekulerInlander

    21. Pada akhirnya, masyarakat sekuler di Barat pun mengakui kenyataan bhw mrk harus melindungi anak2 mereka sendiri. #SekulerInlander

    22. Mrk tdk mau pejabat publik melakukan hal2 yg tdk baik, agar anak2 mrk tdk meniru. #SekulerInlander

    23. Walaupun di sini org2 sekuler mengkhianati ideologinya sendiri, tp di sisi lain bisa kita puji. Msh ada akal sehatnya. #SekulerInlander

    24. Nah kalau #SekulerInlander, ini lain daripada yg lain, bahkan lain dari yg sekuler beneran sekalipun.

    25. Org2 #SekulerInlander ini biasanya ‘lebih sekuler’ daripada yg beneran sekuler.

    26. Di satu sisi, mrk masih beribadah, masih beragama, tp cara berpikirnya bisa jadi nyerempet2 ateis. #SekulerInlander

    27. Demi mempertahankan ‘hak2 individu’, apa yg tdk selayaknya dibela pun dibela jg. #SekulerInlander

    28. Mungkin supaya kelihatan sekuler 24 karat? Ya bisa saja. Namanya jg #SekulerInlander. Kerjanya cari muka pd ‘majikan’.

    29. Di Indonesia, rokok sdh jadi masalah besar. Jangankan anak sekolah, balita saja ada yg merokok. Hebat kan? #SekulerInlander

    30. Saking fanatiknya pd rokok, teman saya cerita bhw dia pernah ketemu org yg mau merokok di dlm pesawat. #SekulerInlander

    31. Katanya, industri rokok menghidupi banyak org. OK. Tapi rokok membunuh brp org? #SekulerInlander

    32. Katanya, industri rokok mendatangkan pemasukan. OK. Lalu kerugian akibat merokok brp? Sdh dihitung? #SekulerInlander

    33. Di Barat, aturan2 ketat seputar rokok sudah diterapkan. Merokok itu dibikin susah. #SekulerInlander

    34. Malah ada negara yg berwacana agar negaranya dijadikan benar2 bebas rokok. #SekulerInlander

    35. Lagi2, sekularisme gagal. Diam2 banyak jg org sekuler yg percaya pada ‘kebenaran absolut’. #SekulerInlander

    36. Bhw rokok itu lebih banyak merugikan drpd menguntungkannya, itu sudah pasti benar. Tak terbantahkan. #SekulerInlander

    37. Tapi bwt kaum #SekulerInlander, pokoknya dibela terus. Krn kebenaran harus relatif? :)

    38. Generasi muda hancur krn rokok, tetap saja rokok dibela terus. Atas nama kebebasan. #SekulerInlander

    39. Sudah miskin, kecanduan merokok pula. Makin susah hidupnya. Tapi atas nama kebebasan, rokok harus dibela. #SekulerInlander

    40. Kalau bener pake logika, rasionalitas dan fakta2 ilmiah, harusnya semua org sekuler itu anti rokok. #SekulerInlander

    41. Kalau mengaku menjunjung tinggi hak2 asasi masyarakat, harusnya semua org sekuler itu anti rokok. #SekulerInlander

    42. Tapi ya begitulah dunia sekuler. Ambigu. Mendesak rokok, tapi tdk bisa jg melarangnya. #SekulerInlander

    43. Minuman keras jg sama. Sudah jelas merusak, tp masih dibela. Dibenci, tp gak ada yg berani melarang. #SekulerInlander

    44. Zina jg sama. Jelas2 biadab, tapi demi hawa nafsu ya dibela juga. Generasi hancur, apa boleh buat. #SekulerInlander

    45. Setidaknya, kaum sekuler yg masih berakal msh berusaha mencegah ekses negatif dr hal2 tsb. Tapi #SekulerInlander nggak.

    46. Bicara soal #SekulerInlander ini sy selalu ingat pada Sumanto Al Qurtuby. Baca tulisannya di elsaonline.com/?p=3267

    47. Dari tulisannya, jelaslah bhw Sumanto lebih dr sekedar. Lihat di paragraf ketiga dari bawah. #SekulerInlander

    48. Benar, bagi org sekuler, pelacuran itu sah-sah saja. Tapi siapa yg memperbandingkan pelacur dgn dosen? #SekulerInlander

    49. Bahkan org sekuler yg menganggap zina itu boleh pun tak sudi membuat perbandingan demikian. #SekulerInlander

    50. Di negeri2 sekuler, meski pelacuran itu legal, tetap saja profesi dosen jauh lbh terhormat. #SekulerInlander

    51. Inilah ‘kebenaran absolut’ yg diam2 diyakini di negeri2 sekuler Barat. Tapi #SekulerInlander lebih lebay gayanya.

    52. Demi membela apa yg hendak mrk bela, digunakanlah logika2 menyesatkan. #SekulerInlander

    53. Kita masuk lagi ke studi kasus. Perhatikan perkembangan wacananya, bukan hanya kasusnya. #SekulerInlander

    54. Muncullah gambar seperti ini. #SekulerInlander




    55. Jelas, siapa pun yg membuat gambar seperti ini bukan hny melakukan pembelaan, tp jg menunjukkan kebencian. #SekulerInlander

    56. Kebencian pada apa? Ya, pada jilbab. Krn sejak awal kasus Bu Susi ini tdk membicarakan jilbab. #SekulerInlander

    57. Tdk ada yg mengkritisi Bu Susi krn tdk berjilbab. Memang di Indonesia blm semua berjilbab, sudah pd maklum. #SekulerInlander

    58. Yg dikritisi adalah merokok di depan publik. Tapi isunya dibelokkan sedemikian rupa. #SekulerInlander

    59.Kemudian, digunakanlah imej Muslimah berjilbab yg kurang baik, yaitu Ratu Atut yg sedang terjerat kasus. #SekulerInlander

    60. Ini logika sesat. Membela pencuri ayam dgn mengatakan bhw di kampung sebelah ada yg mencuri kambing. #SekulerInlander

    61. Kemudian diambil ‘sepotong imej’ utk merusak citra. Dlm hal ini, yg dirusak adalah citra muslimah berjilbab. #SekulerInlander

    62. Jilbab dihadapkan dgn rokok dan tato. Hanya dengan satu sampel. Itu kata kuncinya: SAMPEL! #SekulerInlander

    63. Sama saja dgn yg bilang “lebih baik gak berjilbab tp menjaga kehormatan drpd berjilbab tp diam2 bejat.” #SekulerInlander

    65. Kombinasi 1: merokok, bertato, pekerja keras. Kombinasi 2: berjilbab, tdk merokok, tdk bertato, tp diduga korupsi. #SekulerInlander

    66. Padahal masih banyak kombinasi yg lain. Apa koruptor yg merokok nggak ada? #SekulerInlander

    67. Apakah koruptor perempuan itu lbh banyak yg berjilbab atau tidak? Statistik nggak bisa cuma gunakan 1 sampel. #SekulerInlander

    68. Kalau bisa pake 1 sampel, boleh dong saya bikin perbandingan begini? Ini contoh aja. #SekulerInlander

    69. Isu lainnya yg hot: tentang pejabat publik yg kata2nya kasar. Muncul jargon: “lebih baik memaki tp tidak korupsi!” #SekulerInlander

    70. Inilah #SekulerInlander. Akalnya rusak. Padahal majikan mereka di Barat gak begitu mikirnya.

    71. Biarpun sekuler, gak ada yg mengabaikan sopan santun. #SekulerInlander

    72. Pernah bayangin Obama bilang “A**hole!” (maaf ini cuma contoh) nggak? Kalo terjadi, pasti rakyat AS ngamuk. #SekulerInlander

    73. Padahal warga AS banyak yg sudah biasa mengucapkan kata itu. Tp tetap saja tdk layak bagi pemimpin. #SekulerInlander

    74. Coba lihat kenyataan di lapangan. Org Indonesia sudah tdk lagi terbiasa bicara santun. #SekulerInlander

    75. Di Twitter, ada kelompok2 yg suka caci maki, bahkan kalau sdh mentok debat ujung2nya kirim gambar porno. #SekulerInlander

    76. Di sekolah2, generasi muda sdh jadi korban bullying. Kekerasan fisik & verbal dimana2. #SekulerInlander

    77. OK, korupsi itu masalah besar. Tapi kekerasan fisik & verbal jg sdh jadi masalah besar di Indonesia. #SekulerInlander

    78. Jadi, kalau ada yg bilang pejabat gpp maki2 asal gak korupsi, itu artinya dia gak peduli negeri ini rusak. #SekulerInlander

    79. Orang2 #SekulerInlander ini berusaha begitu keras utk jd sekuler sehingga mrk melampaui batas sekularisme itu sendiri.

    80. Sekularisme sudah mentok, dan org2 sekuler menyadarinya. Tp kaum #SekulerInlander gak peduli, semuanya ditabrak!

    81. Sebelum saya tutup, saya ingin jelaskan lg bhw persoalan Bu Susi hanya studi kasus di kultwit ini. #SekulerInlander

    82. Memang nyatanya hukum di negeri ini blm melarang rokok. Tp ada standar perilaku utk pejabat publik, meski tak tertulis. #SekulerInlander

    83. Kalau kita menggunakan akal sehat, pasti menyadari aturan2 tak tertulis tsb. Baik yg sekuler maupun yg tdk. #SekulerInlander

    84. Saya tdk mengatakan bahwa Bu Susi harus mundur krn alasan tsb. Bongkar-pasang kabinet blm tentu hal yg bagus. #SekulerInlander

    85. Saya jg tdk mempertanyakan kecerdasan Bu Susi. Org yg bisa mengelola maskapai gak mungkin bodoh, kan? #SekulerInlander

    86. Saya hny ingin katakan bhw banyak ortu yg berharap anak2 mrk bisa memiliki panutan yg baik. Itu saja. #SekulerInlander

    87. Tapi kalau sdh #SekulerInlander, ya tdk ada lagi akal sehat. Nggak bisa diajak bicara baik2 lagi.

    88. Apa pun dilakukan meski dgn pemikiran setengah matang; atau jgn2 nggak pake mikir dulu? :) #SekulerInlander

    89. Semoga kita terhindar dari kejahilan yg demikian. Aamiin... #SekulerInlander [suaradarussalam/uje]

    Oleh  @malakmalakmal (twitter)

    Kecewa Komposisi Kabinet, Pendukung Mulai Ragukan Jokowi

    intriknews.com JAKARTA - Pendukung Joko Widodo kini mulai meragukan kemampuan presiden ketujuh itu. Keraguan itu tergambar dari survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) terkait dengan pengumuman nama-nama menteri yang mengisi Kabinet Kerja.

    LSI menemukan bahwa 17,15 persen yang menyatakan langsung tidak puas dan 4,34 persen publik yang menyatakan langsung puas dengan kabinet setelah diumumkan Presiden Jokowi. Publik yang dimaksud ini adalah mereka yang merupakan pendukung Jokowi pada Pilpres 2014 lalu.

    Sedangkan Sebesar 78,89 persen menyatakan mereka masih wait and see kerja kabinet Jokowi dalam 3-6 bulan ke depan. Dan yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab 0,98 persen.

    "Hanya dibawah 5 persen pendukung Jokowi yang menyatakan puas dengan Kabinet setelah diumumkan nama-nama menteri," kata Peneliti LSI, Rully Akbar saat merilis temuannya di Jakarta, Kamis (30/10).
    LSI juga memotret pemilih Jokowi yang partainya tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH). 

    Mayoritas pemilik Jokowi juga menunggu kerja konkrit Kabinet Jokowi sebelum menilai baik-buruk prestasi Kabinet.

    Misalnya pemilih PDIP pada pemilu 2014, sebesar 79.64 % menyatakan akan menunggu kinerja kabinet dalam 3-6 bulan ke depan. "Hanya 4.19 % yang menyatakan langsung puas dengan kabinet setelah diumumkan oleh Presiden Jokowi," pungkas Rully. [yq/jpnn]

    Ical: Prabowo Kalah Gak Bikin Presiden Tandingan

    intriknews.com Jakarta - Aburizal Bakrie mengatakan KIH tak perlu melakukan tindakan membuat pimpinan DPR tandingan hanya bermotif seluruh pimpinan DPR saat ini dikuasai oleh KMP.

    "Prabowo saja kalah pilpres, tapi nggak bikin presiden tandingan. Masak mereka (KIH) kalah di DPR bikin tandingan," kata Presidium Koalisi Merah Putih ini, Kamis (30/10) malam.

    Ical menuding bahwa sikap fraksi dari KIH ini menunjukkan sikap ketidakdewasaan dalam berdemokrasi. "Daripada membuat DPR tandingan, lebih baik KIH menerima dan mendukung pimpinan DPR yang ada," ujarnya.

    "Kalau tandingan-tandingan seperti itu, merusak nanti," ujar Aburizal.

    Seperti diketahui, KIH membentuk pimpinan DPR karena mereka tidak puas dengan kepemimpinan pimpinan DPR saat ini yang dikuasai oleh KMP, khususnya dalam sidang paripurna terkait AKD.

    Mereka ingin mengangkat pimpinan DPR yang diketuai oleh Pramono Anung (PDI-P), dan terdiri dari empat wakil ketua yakni Abdul Kadir Karding, Saifullah Tamliha (PPP), Patrice Rio Capella (Nasdem) dan Dossy Iskandar (Hanura). [yq/aktual]

    Fadli Zon Kunjungi Ibunda Imen Tukang Kipas Sate Yang Ditangkap Karena Tuduhan Hina Jokowi

    intriknews.com JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon pagi ini akan mengunjungi keluarga Muhamad Arsad alias Imen (24), buruh kipas sate yang ditangkap karena diduga menghina Presiden Jokowi.

    Fadli rencananya akan menemui keluarga termasuk ibunda Imen, Mursida di rumahnya, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, pukul 09.00 WIB, Jumat (31/10).

    Dan pada pukul 10.30 WIB, Wakil Ketua DPP Partai Gerindra ini akan ke Bareskrim Mabes Polri, menjenguk Imen.

    Imen ditangkap dan ditahan polisi dengan tuduhan mem-bully alias menghina Presiden Jokowi melalui facebook-nya saat pilpres lalu.

    Sebelumnya, Ibu Mursida meminta ampun atas kesalahannya anaknya. Bahkan ia rela menukarkan nyawanya demi kebebasan anaknya. [yq/jpnn]
     
    Copyright © 2011. INTRIKNEWS - All Rights Reserved